Berbiaya Rp7,3 Miliar, Rumput Berstandar Nasional Stadion Sangnaualuh Mulai Dibangun

Berbiaya Rp7,3 Miliar, Rumput Berstandar Nasional Stadion Sangnaualuh Mulai Dibangun
Kondisi lapangan yang sedang dibangun

Eksklusif-news.com, SIANTAR    

Kalau tidak ada halangan, stadion Sangnaualuh Pematangsiantar  tampaknya akan dapat dimanfaatkan untuk bermain sepakbola. Pasalnya, kondisi lapangan sudah mulai dibangun dengan menggunakan standar nasional.

Bahkan, anggaran pembangunan lapangan stadion dan sarana pendiukung lain yang pernah menjadi kebanggaan warga Kota Siantar yang sempat lama mangkrak itu, menggunakan dana Rp7,3 miliar yang bersumber dari APBD Pematangsiantar Tahun Anggaran 2026.

“Lapangan dengan menggunakan rumput Jepang atau Zoysia Japonica merupakan standart nasional yang banyak digunakan di stadion lain di Indonesia, “ kata Hamzah Fanshuri Damanik, Rabu (30/09/2026).

Disekitar lapangan, juga akan dibangun drainase dan ruang kontrol sistim pengendalian air menggunakan tangki di dalam tanah sebagai alat untuk pemeliharaan rumput lapangan. Ada springkel sebagai alat penyiram air  yang dirancang khusus untuk menyiram dan  menjaga kelembapan rumput lapangan.

“Pembangunan lapangan itu sedang serius ditangani. Termasuk soal pengamanan karena sempat ada dua orang yang melakukan pencurian sudah diamankan beberapa hari lalu,” kata Hamzah.

Dijelaskan, yang dibangun masih hanya lapangan dan sarana pendukung. Sedangkan fasilitas lain di dalam stadion tidak ditangani. Antara lain, tribun yang sempat dibangun dengan kondisi besi baja yang terkatung-katung dan tribun lama yang sudah tidak layak pakai.

“Kalau tribun dan lainnya memang tidak kita pegang karena itu merupakan inventaris. Kita hanya membangun lapangan dan sarana pemeliharaan lapangan saja dulu,” kata Hamzah sembari mengatakan, terkait pembangunan fasilitas lainnya mungkin dapat dilakukan tahun mendatang.

Terpisah, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE menyambut positif pembangunan lapangan stadion tersebut. Hanya saja, harus dibangun dengan maksimal dan sesuai ketentuan karena anggaran yang dikucurkan cukup besar.

“Pemko harus melakukan pengawasan ekstra kepada pihak pelaksana, jangan sempat menimbulkan masalah karena penggunaan stadion untuk kepentingan publik khususnya untuk dunia olahraga sepakbola,” kata politisi Partai Hanura tersebut.

Dalam waktu dekat, Komisi III yang membidangi pembangunan fisik  berencana meninjau ke lokasi dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan. Apabila lapangan stadion itu sudah selesai dan dimanfaatkan, tentu perlu didukung untuk pengembangan sepakbola Kota Siantar.

“Sepakbola itu merupakan olahraga rakyat dan banyak bibit muda yang dapat dibina untuk mengukir prestasi ke tingkat lebih baik. Jadi, stadion itu dapat dimanfaatkan dengan  menggelar event lokal bahkan tingkat propinsi,” ujarnya mengakhiri. (nas)

Berita Lainnya

Index