Eksklusif-news.com, SIANTAR
Sesuai kesepakatan bersama, Pemko Pematangsiantar melalui pemerintah kecamatan Siantar Utara, mulai menata lingkungan sekitar Pasar Dwikora Parluasan yang terbakar. Khususnya di Jalan Mufakat.
Kegiatan itu dilakukan dengan membongkar sejumlah bangunan liar. Terutama bangunan semi permanen milik pedagang kaki lima (PKL), Selasa (23/06/2026). Dan, Rabu (24/06/2026), perbaikan drainase serta pembersihan sampah bekas kebakaran.
Camat Siantar Utara, Marlon Brando Sitorus mengatakan, penataan dan pembongkaran tersebut dilakukan bersama jajaran kecamatan dan unsur kelurahan. Sesuai dengan instruksi Walikota Wesly Silalahi.
“Pembongkaran berlangsung tertib dan lancar dan sesuai kesepakatan dengan pedagang yang sebelumnya telah melakukan pertemuan,” kata Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) Rahim Doli Sakti Siregar.
Dijelaskan juga, keberadaan bangunan semi permanen tersebut menjadi salah satu sulitnya akses masuk mobil pemadam kebakaran saat terjadi musibah kebakaran Pasar Dwikora, Kamis (18/06/2026) dini hari.
Sementara, sejumlah pedagang lain di Jalan Mufakat dengan suka rela turut membongkar bangunan semi permanennya. “Kami juga berterima kasih atas dukungan para pedagang yang mau membongkar sendiri lapaknya,” katanya.
Pemko Pematangsiantar melalui Pemerintah Kecamatan, bahkan Kelurahan menurut Marlon kerap berpartisipasi aktif dan komunikatif menyelesaikan persoalan bangunan semi permanen yang berdiri di sepanjang Jalan Mufakat.
“Kita terus berkomunikasi dengan PD Pasar Horas Jaya agar mengimbau pedagang dengan persuasif agar situasi tetap kondusif. Karena bangunan semi permanen itu harus dibenahi,” katanya. (nas)
