Pembangunan Kios Pasar Dwikora Parluasan yang Terbakar Harus Tepat Waktu

Jumat, 03 Juli 2026 | 09:19:57 WIB
Kondisi lokasi kebakaran Pasar Dwikora

Eksklusif-news.com, SIANTAR    

Meski Pemko Pematangsiantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera membangun kios  Kios Pasar Dwikora Parluasan Kota Siantar yang terbakar, sejumlah pihak meminta agar penyelesaian pembangunan itu benar-benar tepat waktu.

Masalahnya, sampai saat ini, Jumat (03/07/2026), pembangunan kios berupa lapak terbuka atau balairung itu belum juga dimulai. Di lokasi kios yang terbakar, pihak terkait masih melakukan penggalian parit meski lahannya sudah diratakan.

”Kami sudah hampir dua minggu tidak berjualan dan sampai saat ini masih menunggu. Bukan menunggu kapan lapak selesai dibangun, tapi menunggu kapan pembangunan lapak dimulai,” kata pedagang di sekitaran balairung Tampomas.

Pedagang mengatakan, Pemko menargetkan pembangunan kios paling lama selesai 1,5 bulan. Namun, pedagang  pesimis bahwa itu dapat ditepati melihat pekerjaan yang dilakukan terkesan lamban. Selain masih ada penggalian, tumpukan sampah belum diangkut.

“Kalau melihat kondisi saat ini, kami sebagai pedagang belum percaya kepada Pemko dapat meneyelesaikan pembangunan lapak terbuka selesai tepat waktu,” kata pedagang sembari berharap agar Pemko mempercepat penggalian parit dengan menambah satu alat karena satu unit alat berat yang ada di lokasi tampaknya kurang memadai. 

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar, Hendra TP Pardede mengatakan, pembangunan lapak harusnya sudah dilakukan. Sehingga, penyelesaiannya juga cepat dan pedagang dapat berjualan kembali.

Hal lain yang  perlu diperhatikan Pemko, di lokasi Pasar Dwikora itu dilakukan pengadaan hidran atau  sistem jaringan perpipaan berisi air untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran.

“Kalau selama ini hidran di Pasar Parluasan itu tidak ada. Sedangkan mobil pemadam kebakaran sulit masuk. Untuk itu, pengadaan hidran harus, selain menata kios-kios kaki lima di Jalan Mufakat dan Jalan Gotongroyong sebagai akses keluar masuk mobil,” kata Hendra.

Sebelumnya, Kepala (BPBD) Pematangsiantar Dedy Idris Harahap mengatakan, terkait rencana pembangunan lapak terbuka  segera dilakukan apabila selesai penggalian parit yang saat ini sedang dikerjakan. Selajutnya, dilakukan pembersihan.

“Setelah penggalian pembuatan parit selesai dan dilakukan pembersihan, pembangunan kios terbuka segera dimulai dan targetnya selesai sekitar 1,5 bulan,” kata Dedy.

Apabila kios terbuka selesai dibangun, pedagang sendiri yang akan membuat dinding kios masing-maing karena itu sesuai  permintaan pedagang dan lantai lapak terbuka juga akan diselesaikan sesuai  permintaan pedagang karena di dalam  kios itu, pedagang akan membuat peti atau kotak penyimpanan barang dagangan. (nas)

Terkini