Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana, Polres Simalungun Sebar Stiker Nomor Penting

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:26:17 WIB
Penyebaran striker

Eksklusif-news.com, SIMALUNGUN    

 Polres Simalungun  sebar stiker dan selebaran berisi nomor penting tanggap darurat kepada masyarakat. Tujuannya dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi terjadinya potensi bencana di Kabupaten Simalungun, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan  personel Satuan Pamobvit Pariwisata itu dilakukan dengan mendatangi  ruang publik. Antara lain Pantai Bebas Parapat, Pelabuhan Atsari, Persanggrahan Bungkarno, SPBU, minimarket, perbankan, serta warung makan. 

“Kapal motor yang beroperasi juga tidak luput kami pasangi stiker, seluruh hotel, losmen, dan tempat penginapan di wilayah Kota Pariwisata Parapat MAUPUN Kapal motor yang beroperasi," ungkap Kabag Ops Polres Simalungun AKP Tukkar Lungun Simamora SH MH.

Amplifikasi informasi nomor penting tanggap darurat itu agar masyarakat dapat dengan cepat meminta bantuan ketika terjadi keadaan darurat. Antara lain,  Call Center Polri 110, Pemadam Kebakaran 113, BNPB 117, Ambulans 119, dan PLN 123.   

Langkah tersebut dinilai penting mengingat Parapat merupakan destinasi wisata yang dikunjungi banyak wisatawan dari berbagai daerah yang belum tentu mengetahui nomor layanan darurat setempat.

Selain menyebarkan nomor darurat, Polres Simalungun juga mengeluarkan imbauan cuaca ekstrem kepada masyarakat. Meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan sehingga masyarakat diminta lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan.

Terdapat enam imbauan yang disampaikan. Pertama, masyarakat diminta memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan pemerintah daerah. Kedua, mewaspadai potensi bencana dengan menghindari wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Ketiga, mengamankan lingkungan rumah dengan memeriksa atap, saluran air, serta memastikan tidak ada pohon atau benda yang berpotensi tumbang.

Keempat, pengguna jalan diminta berhati-hati dengan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mewaspadai jalan licin dan genangan air. Kelima, masyarakat diminta menghindari area terbuka saat terjadi petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon besar dan tiang listrik. Keenam, mengutamakan keselamatan keluarga dengan menyiapkan perlengkapan darurat serta menjaga anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

"Bersama kita waspada. Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani," pungkasnya mengakhiri. (nas)

 

Terkini