Kebakaran Pajak Parluasan Siantar, Hanguskan 311 Kios dan Kerugian Rp3,6 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:42:05 WIB
puing-puing kebakaran

Eksklusif-news.com, SIANTAR   

Kebakaran Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan, persisnya di  Jalan Mufakat dan Jalan TB Simatupang Klota Siantar,  hanguskan 311 Kios dan yang terbongkar sebanyak 27 kios, Kamis (18/06/2026), sekira pukul 03.00 WIB.

Saat kebakaran terjadi, suasana Pajak Parluasan itu belum begitu ramai karena para pedagang  masih mempersiapkan dagangan masing-masing. Namun, setelah api marak menyala dan begitu cepat merembes ke kios lainnya,  para pedagang langsung berdatangan.

Selain ada yang panik, ada juga berusaha mengangkut barang dagangan dari kios yang belum terbakar. Sementara, api terus merayap di lima blok. Dan,  pemadam kebakaran sebanyak 6 unit baru menyemprotkan air setelah ratusan kios terbakar. 

Dirut PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi mengatakan, jumlah kios seluruhnya sebanyak 2125 Kios. Dan, titik awal kebakaran terjadi di sebelah kamar mandi pintu 2 Pasar Dwikora Jalan Mufakat Kota Siantar.

“Tidak ada korban jiwa. Tapi, kerigian yang ditaksir sekitar Rp3,6 miliar,”  imbuh Bolmen Silalahi sembari mengatakan, tidak ada korban jiwa dan saat ini masih tetap dilakukan pendataan. Sedangkan api baru benar-benar padam sekira pukul 08.30 WIB.

Terpisah, Kapolres Siantar  AKBP Sah Udur Sitinjak yang juga turun ke lokasi mengatakan, pihaknya mengerahkan personel ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran sekira pukul 04.00 WIB.

“Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kalau penyebab kebakaran  masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” katanya sembari mengatakan, personel Polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kebakaran.

Sebelumnya, Walikota Siantar Wesly Silalahi juga turun ke lokasi sekira pukul 06.20 WIB saat api masih tampak menyala di sejumlah kios. Turut didampingi Sekda  Junaedi Antonius Sitanggang  dan sejumlah pejabat lainnya.

Walikota  berharap para pedagang yang kiosnya terbakar bisa bersabar menerima musibah yang terjadi. "Kita akan memperhatikan nasib para pedagang. Ini musibah yang tidak kita inginkan," katanya.

Pantauan di lokasi kebakaran, sejumlah pedagang tampak banyak yang mengaku seperti tidak percaya. “Kebakaran itu baru ku waktu  aku di rumah. Terus aku bersama istri langsun ke pajak. Tapi, kios ku sudah terbakar. Tak ada yang berhasil diselamatkan,” kata seorang pedagang penjual pakaian bekas. (nas)

Terkini