Eksklusif-news.com, SIANTAR
Untuk mencegah rencana pencabutan plang oleh pihak PTPN IV Regional 2 serta rencana penanaman pohon pisang yang dilakukan kelompok masyarakat Huta Bagasan, Nagori Silampuyang, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Polres Simalungun gelar apel kesiapan personel.
Kegiatan tersebut berlangaung di areal Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV Regional Kebun Marihat. Tepatnya di AFD 2 Huta IV, Huta Bagasan, Nagori Silampuyang, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Senin (07/09/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
“Kegiatan itu merupakan wujud nyata Polri untuk masyarakat, di mana Polres Simalungun senantiasa hadir secara berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, termasuk dalam mengantisipasi potensi gesekan di lapangan," ujar Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba.
Apel kesiapan pasaukan dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Simalungun, AKP Tukkar Lungun Simamora SH MH. Personel yang diturunkan, Kasat Samapta Polres Simalungun AKP Heddy Marpaung SH, Kapolsek Bangun AKP Hengky Bonari Siahaan SH MH, Kasi Dokkes Polres Simalungun dr Siro Venesia Banjarnaor dan sejumlah perwira serta personel Brigadir Polres Simalungun.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai informasi khusus intelijen yang menyebutkan adanya rencana pencabutan plang oleh pihak PTPN IV Regional 2. Sekaligus rencana penanaman pohon pisang oleh kelompok masyarakat Huta Bagasan, di areal HGU PTPN IV Regional Kebun Marihat.
Lebih lanjut dijelaskan, kesiapan personel Polres Simalungun dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk isu-isu agraria dan itu bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya jajaran Polres Simalungun juga pernah melaksanakan apel kesiapan pengamanan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, ke PT Prima Sauhur Lestari di Kerasaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Dipimpin Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol M Manik SH MH.
AKP Verry Purba menegaskan, Polres Simalungun akan terus berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan pengamanan di lapangan, termasuk dalam mengantisipasi potensi konflik terkait lahan HGU perkebunan.
"Kami mengimbau seluruh pihak, baik dari perusahaan maupun masyarakat, untuk menahan diri dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan ini. Sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Simalungun," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi areal HGU PTPN IV Regional Kebun Marihat dilaporkan kondusif dan dalam pengawasan ketat aparat kepolisian. (nas)