Eksklusif-news.com, SIANTAR
Pemko Pematangsiantar melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pematangsiantar mulai melakukan pembangunan kios terbuka berbentuk balairung di Pasar Dwikora Parluasan yang terbakar 18 Juni 2026 lalu.
Pantauan di lokasi, pembangunan kios dimulai dengan pembuatan fundasi tapak yang dilanjutkan dengan pendirian fundasi tiang penyangga untuk seng. Sementara, pemasangan parit box untuk saluran air masih terus dilanjutkan, Selasa (28/07/2026).
“Harapan kita, pembangunan kios dapat diselesaikan sesuai dengan rencana agar pedagang dapat berjualan kembali,” kata Bolmen Silalahi, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) sebagai pengelola Pasar Dwikora Pematangsiantar.
Lebih lanjut dikatakan, setelah pendirian fundasi tiang selesai, dilakukan pemasangan seng. Kemudian, pembuatan lantai. “Kalau soal dinding akan dibuat masing-masing pedagang karena itu sesuai dengan kesepakatan sebelumnya,” ujar Bolmen.
Terkait adanya kios yang sudah dibangun tetapi tidak sesuai Kartu Izin Berjualan (KIP) atau Kartu Pemilik Hak Sewa Kios (KPHSK), tentu akan ditertibkan. Sedangkan jumlah kios yang akan dibangun sebanyak 276 petak.
Pada tahap selanjutnya, Pemko Pematangsiantar akan melakukan pemasangan jaringan air termasuk pengadaan hidrant sebagai alat untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran. Selain itu, dilakukan juga pemasangan instalasi listrik.
Sementara, sejumlah pedagang korban kebakaran berharap agar pembangunan kios terbuka dapat diselesaikan dengan cepat. Sehingga pedagang dapat memasang dinding kios untuk selanjutnya dapat berjualan kembali.
“Harapan kami, pembangunan kios ini dapatlah segera diselesaikan supaya kami dapat berjualan kembali. Karena, sudah lebih dari sebulan kami tidak berjualan,” kata pedagang marga Sinaga di sekitar Balairung Tampomas, Pasar Dwikora Parluasan. (nas)