Eksklusif-news.com, SIANTAR
Seorang prajurit siswa pendidikan pertama Tamtama yang ditemukan meninggal dunia di sekitar kompleks Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB) Kota Pematangsiantar, akhirnya dibawa ke kampung halamannya, di Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Selasa (21/06/2026) sekira pukul 11.00 WIB.
Informasi yang dihimpun, setelah korban berinisial JGG (21) ditemukan Senin (20/07/2026 sekira pukul 10.23 WIB, dievakuasi dari kompleks Rindam I/ Bukit Barisan, menggunakan mobil Inafis Polres Pematangsiantar ke ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Senin (30/07/2026) sekira pukul 12.00 WIB.
Sementara, Danrindam Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti belum bisa memberi keterangan secara rinci karena peristiwa itu dikatakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
"Korban baru empat hari menjalani pendidikan. Pertama yang menemukan anggota sendiri," ujarnya di sekitar ruangan Forensik RSUD dr Djasamen Saragih.
Sementara, pihak Keluarga atas nama Kari Halawa mengatakan, karena ada kecurigaan, akhirnya keluarga minta jenazah supaya diautopsi.
"Kalau sebelumnya, tidak ada keterangan korban kepada pihak keluarga, " kata Kari Halawa sembari mengatakan bahwa korban merupakan anak kedua dari delapan bersaudara. Kalau keterangan yang diperoleh pihak keluarga, korban disebut meninggal karena bunuh diri," ujarnya.
Sementara, pelepasan jenazah dengan menggunakan mobil ambulance turut dilepas Danrindam Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti dan sejumlah prajurit lainnya dari kompleks Ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar. (nas)