Anggota DPRD Pematangsiantar Franz Theodore Sihaloho, Realisasi Aspirasi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:34:14 WIB
Tiang listrik saat akan dipindahkan dan setelah dipindahkan

Eksklusif-news.com, SIANTAR    

Aspirasi masyarakat Dusun Sidomulyo, Kelurahan Simarimbun Kecamatan Siantar Marimbun yang disampaikan melalui reses, Sabtu (28/6/2026), direalisasi anggota DPRD Pematangsiantar, Franz Theodore Sihaloho.  

“Aspirasi masyarakat yang disampaikan masyarakat itu, soal tiang listrik yang berdiri di tengah jalan menuju pemakaman umum ,” kata anggota DPRD Pematangsiantar, Franz Theodore Sihaloho dari Partai Hanura, Selasa (13/07/2026).

Dijelaskan, kalau ada orang meninggal yang akan dimakamkan di pemakaman umum,  keranda pembawa jenazah sedikit terhalang tiang listrik, Sehingga harus dilintasi pelan-pelan dan hati-hati. 

Menindaklanjuti aspirasi itu, Franz langsung melakukan koordinasi dengan pihak PLN Kota Siantar karena kelurahan Simarimbun berada di wilayah Kota Pematangsiantar. Namun, kewenangan tersebut ada pada PLN Rayon Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya, Franz berkomunikasi dengan PLN Rayon Sidamanik dan akhirnya  bersedia memindahkan tiang listrik tersebut dengan membawa alat berat, Senin (13/07/2026).

“Secara pribadi saya mengucapkan terimakasih kepada PLN Rayon Sidamanik yang telah memindahkan tiang listrik. Karena,  apabila ada orang meninggal untuk dimakamkan, tiang listrik itu sudah tidak menghalangi lagi,” ujar Franz.

Pemindahan tiang listrik tersebut mendapat respon positif dari masyarakat . Bahkan, tokoh masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Franz. Apalagi, soal pemindahan tiang listrik dimaksud pernah dua kali diajukan masyarakat, tetapi belum terealisasi.

Pada dasarnya, Franz mengatakan, aspirasi lain yang disampaikan masyarakat Dusun Sidomulyo bukan hanya soal tiang listrik yang sudah dipindahkan. Tetapi, ada beberapa aspirasi lain yang juga disampaikan masyarakat. 

“Aspirasi yang disampaikan itu, terkait kondisi jalan di Dusun Sidomulyo yang justru becek saat musim hujan dan perlu pemasangan rabat beton,” kata Franz sembari mengatakan, jalan tersebut merupakan jalur vital untuk mengangkut hasil pertanian dan lintasan anak sekolah.

Untuk memastikan pernyataan masyarakat, Franz  bersama pihak Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Pematangsiantar, Darman Silaban langsung turun ke lapangan saat hujan tiba. 

Turut didampingi  Sekretaris Lurah Simarimbun Rido T Saragih, Ketua RW, M Hamidin Nasution dan warga setempat yang mengatakan, soal permintaan pemasangan rabat beton di jalan rusak itu sudah dua kali diusulkan melalui Musrenbang. “Waktu meninjau jalan yang becek saat hujan itu, memang benar kondisi  jalan memang becek,” kata Franz.

Lebih lanjut dikatakan, pihak PUTR  sudah merencanakan pembuatan rabat beton. Namun, terkait besaran anggaran belum dikalkulasikan. Apakah bisa ditampung pada Perubahan (P) APBD 2026. Atau kalau anggarannya di atas Rp300 juta, ketentuannya ditampung pada APBD 2027.

“Untuk menentukan anggaran pihak PUTR harus melakukan pengukuran. Harapan kita,  kalau memang sesuai ketentuan, anggaran pemasangan rabat beton dapat menggunakan P APBD 2026,” kata Franz yang saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak PUTR. (nas)

Terkini