Eksklusif-news.com, SIANTAR
Pasca kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Kota Siantaryang terjadi, Kamis (18/06/2026) lalu, bermunculan sejumlah isu negatif di kalangan pedagang yang merebak kepada masyarakat.
Karena yang namanya isu sulit diselusuri dari mana sumbernya dan agar tidak menjadi pembenaran, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD-PHJ) Bolmen Silalahi mengatakan, perlu dilakukan klarifikasi.
Berbagai isu yang berkembang tersebut antara lain, Pasar Dwikora Parluasan diinformasikan dibakar. Terkait dengan itu Polres Pematangsiantar sempat memasang police line dan beberapa hari lalu sudah dibuka,” kata Bolmen Silalahi,Selasa (07/07/2026).
Bolmen mengaku ada membuat laporan ke Polres terkait kebakaran Pasar Dwikora yang saat ini statusnya masih Tanggap Darurat.
Terkait dengan itu, Polres menurutnya sudah melakukan penyelidikan. Bahkan, bisa saja dilakukan gelar perkara. Sementara, hasil penelusuran pihak PD PHJ, api berasal dari area sekitar balairung Tampomas.
Isu yang berkembang tersebut, sudah disampaikan kepada Komisi II DPRD Pematangsiantar saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (06/07/2026).
Dan, isu lain yang juga ditepis saat RDP dengan Komisi II, tidak benar untuk penempatan kios apabila selesai dibangun, ada cabut nomor. Karena, posisi kios tidak akan berubah dan tidak ada penambahan pedagang yang baru.
“Posisi kios Pasar Dwikora, berbeda dengan kios Gedung IV Pasar Horas yang terbakar Desember 2024 lalu,” kata Bolmen yang juga mengantisipasi adanya potensi masalah terkait luas lapak. Untuk itu, pedagang akan diajak membuat garis batas lapak agar situasinya tetap kondusif.
Isu lain yang juga sempat beredar dan ditepis PD PHJ, akan ada kutipan kepada pedagang untuk menempati kios setelah selesai dibangun. “Pastinya tidak akan ada kutipan untuk penempatan kios dan pedagang memang bertanya kapan kios mulai dibangun,” ujarnya lagi.
Untuk mengklariifikasi berbagai isu yang berkembang itu, PD PHJ sudah menyebar flyer kepada para pedagang agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing dengan isu negatif.
“Pastinya Pemko Pematangsiantar siap melakukan yang terbaik untuk Pasar Dwikora dan pedagang,” katanya mengakhiri. (nas)